Detail Informasi Budaya

Data Teknis
No Inventaris-
NamaKue Manco - Madiun, Jawa Timur
Kue manco merupakan jajanan tradisional khas dari Kabupaten Madiun yang terbuat dari tepung beras ketan dan dilapisi dengan gula merah cair yang kemudian diberi taburan varian beras, kacang dan wijen. Jajanan yang reyah dan manis ini telah ada sejak tahun 1980-an dan masih digemari oleh masyarakat hingga saat ini. Sentra jajanan kue manco ada di Dusun Grogol, Desa Tambaksari, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun dan terdapat kurang lebih 30 usaha pembuatan kue manco. Usaha pembuatan kue manco di Dusun Grogol telah berlangsung secara turun temurun. Dan salah satu pembuat kue manco adalah Sumarlan bersama istrinya Sulastri yang telah menekuni usahanya sejak tahun 1987 dan masih eksis hingga sekarang. Keahlian dalam membuat kue manco diperoleh dari istrinya yang merupakan kelahiran dari Dusun Grogol sehingga dari kecil sudah tidak asing lagi dengan kue manco. Rasa manis yang legit dan renyah menjadi ciri khas dari kue manco. Proses pembuatan kue manco melalui beberapa tahapan. Tahap pertama adalah membuat lakaran dengan bahan dasar tepung ketan yang dicampur dengan air. Adonan tersebut kemudian diuleni dan dibentuk bulat-bulat menyerupai donat dengan ukuran besar. Setelah itu adonan direbus dengan menggunakan bahan bakar kayu. Setelah 30 menit kemudian diangkat dan digiling atau ditumbuk. Setelah itu adonan yang masih panas dipipihkan diatas tampah membentuk lingkaran besar. Adonan tersebut kemudian ditata di atas papan bambu untuk dijemur dibawah terik matahari. Proses penjemuran dilakukan sebanyak dua kali, penjemuran yang pertama tidak memakan waktu yang lama hanya sampai lakaran setengah kering lalu diangkat dan siap digunting membentuk segitiga kecil. Setelah proses pengguntingan lakaran kembali dijemur hingga kering dan siap untuk digoreng. Untuk penggorengan memerlukan trik sendiri agar lakaran bisa mengembang yaitu dengan dua kali penggorengan. Penggorengan pertama dengan minyak dingin dan yang kedua dengan minyak panas. Setelah digoreng kue manco yang telah mengembang seperti kerupuk tersebut siap dibalut dengan gula tebu yang sudah dicairkan seperti karamel. Gula yang digunakan adalah gula tebu bukan gula aren. Setelah dibalut dengan gula cair kemudian diberi toping wijen, beras dan kacang. Mitos yang berkembang meskipun bahan pembuatan manco itu mudah namun belum tentu menjamin akan berhasil dibuat di daerah lain. Beberapa orang percaya bahwa kue manco hanya bisa dibuat di daerah ini saja.