Detail Informasi Budaya

Data Teknis
No Inventaris-
NamaMakanan Tradisional Tempe Kemul
Bagi masyarakat Wonosobo tempe kemul menjadi makanan yang khas. Bahan baku tempe kemul adalah tempe kedelai yang cara membuatnya diolesi tepung sehingga disebut tempe kemul (tempe yang berselimut). Untuk membuat tempe kemul khas Wonosobo ada resep khusus. Salah seorang pengrajin tempe kemul yang ditemui adalah Bu Unifah 38 tahun. Ia melakukan pekerjaan membuat tempe kemul sejak 15 tahun yang lalu meneruskan usaha ibunya yang sudah lanjut usia. Bu Unifah sebagai wiraswasta membuat tempe kemul beralamat di Sabuk Alu Rt2 Rw7 Kalurahan Pagerkukuh, kecamatan Wonosobo, Kabupaten Wonosobo. Untuk membuat tempe kemul dibutuhkan tempe kedelai ukuran kacil yang dibungkus dengan daun pisang, per bijinya seharga Rp 100,-. Bahan tempe kemul terdiri dari campuran gandum, kanji yang berasal dari ketela pohon (ketela pohon di Wonosobo disebut bodin). Pati kanji yang digunakan diambil yang masih basah agar hasil gorengan tempe kemul terasa empuk. Selain itu masih ditambah dengan kucai yaitu semacam loncang tetapi ukuran kecil sebesar daun brambang. Tanaman kucai hanya bisa tumbuh di daerah hawa dingin seperti di Wonosobo. Membuat 100 biji tempe kemul dibutuhkan satu ikat daun kucai. 0,5 kg gandum, 3/4 kg pati kanji basah, minyak goreng 3/4 liter. Cara membuatnya mula-mula tempe kedelai diberi bumbu tumbar, bawang putih, kunir, garam, vetsin, kencur. Setelah diberi bumbu tempe tersebut lalu diolesi gandum yang telah dicampur dengan air dan pati kanji, kemudian adonan ini ditambah daun kucai yang telah dirajang lalu digoreng. Harga jual setiap tempe kemul Rp 500,-. Bu Unifah melayani apabila ada orang yang pesan.