Detail Informasi Budaya

Data Teknis
No Inventaris-
NamaCerita Rakyat Anglingdarma - Bojonegoro, Jawa Timur
Sejarah: Kisah seorang raja di kerajaan Malawarti bernama Prabu Anglingdarma. Dia adalah cucu sekaligus titisan raja Kediri Prabu Jayabaya berkat jasanya menyelamatkan harga diri sahabat sekaligus gurunya, yaitu Baginda Nagaraja, Prabu Anglingdarma diberi hadiah aji ginem yaitu ajian untuk bisa mengetahui bahasa binatang. Karena “Aji Ginem” yang dimiliki Prabu Angglingdaram kehilangan istrinya, yaitu Dewi Satyawati karena tidak dipenuhinya keinginan untuk meminta ajian tersebut kepada suaminya. Sepeninggal Dewi Setyawati Prabu Angling Darma senantiasa merana. Dia kembali bergairah setelah melihat seorang putri yang menyerupai Dewi Setyawati yang seketika akan dipeluknya. Karena perbuaan tersebut Prabu Anglingdarma di kutuk oleh Dewi Setyawati kaena dianggap telah mengingkari janji setianya, sehingga dalam pandangan Prabu Anglingdarmakerajaanya tampak hutan belantara. Prabu Anglingdarma terlunta-lunta di hutan belantatra. Hingga akhirnya bertemu dengan 3 orang bernama Dewi Widata, Widati, dan Widyaningsih putri, anak Prabu Merusupadma, raja raksasa musuh Anglingdarma. Pada mulanya mulanya ketiga putrid tersebut memusuhu Prabu Anglingdarma sebagai musuh ayahnya. Namun akhirnya mereka menyerah kalah dan menjadi istri Anglingdarma. Pada suatu ketika Prabu Anglingdarma memergoki ketiga istrinya sedang memakan bangkai. Ketiga istrinya merasa malu, kemudian menyihir Anglingdarma menjadi burung meriwis putih. Meriwis putih Prabu Anglingdarma terbang hingga kekerajaan Bonjonegara, hingga akhirnya memperistri Dewi Ambarwati, putrid Raja Bonjonegoro. Prabu Angklingdarma kemudian melanjutkan pengembaraanya menuju Kertanegara, kemudian mengawini putri raja tersebut yang bernama Dewi Trisulawati. Prabu Aglingdarma menpunyai 3 orang anak, yang bernama Pangeran Anglingkusuma, Dewi Ambarwati, Pangeran Kalasuwenda anak Dewi Widyaningsih, dan Pangeran Danurweda anak Dewi Trisulawati. Ketiga anak Prabu Anglingdarma berhasil mengalahkan raja raksasa, Prabu Pancatnyana yang menyerang Kerajaan Malawapati. Deskripsi: Certa Rakyat Anglingdarma merupakan cerita rakyat yang terdapat dan diakui sebagai milik Desa Wotanngare, Kec. Kalitidu, Kab. Bonjonegara. Prov. Jawa Timur.