Detail Informasi Budaya

Data Teknis
No Inventaris-
NamaSwieke
Swieke yang juga menjadi ikon kuliner masyarakat Kabupaten Grobogan ini sudah terkenal sejak jaman dahulu, menurut pengakuan pemilik warung, yaitu Ibu Suyati bahwa masakan ini pertama-tama dibawa oleh orang-orang Cina, yang bertemapt tinggal di Purwodadi-Grobogan. Makanan hasil olahan katak memang terkenal lezat, bahkan makanan ini sudah berekspansi ke luar Grobogan. Sebelum membuka warung makan sendiri, Ibu Suyati bekerja selama tiga bulan di rumah makan yang berada di sebelah rumahnya. Lama-kelamaan Ia membuka warung makan sendiri dan bisnis rumah makan itu sudah ditekuninya selama 16 tahun sampai sekarang. Menurut ibu Yati, katak yang disetor ke rumah makan yang dikelolanya adalah jenis katak sawah yang didatangkan dari daerah Pati dan Demak. Menurutnya setiap minggu Ibu Yati menghasbikan sekitar 20 hinga 30 kg. Cara memasaknya mudah, hanya permainan bawang putih, bawang bombai dan mrica serta jahe yang seimbang. Untuk memasak katak tergantung selera pembeli, apa mau diberi kuah atau digoreng tepung. Sebagai tambahan dilengkapi dengan jeruki nipis, sambal, bawang goreng dan acar. Swieke merupakan ikon kuliner Kabupaten Grobogan. Swieke yang terkenal yaitu di Jalan Kolonel Sugiono, Purwodadi, Grobogan, Jawa Tengah. Cara pengolahan swieke yaitu katak sawah, bawang putih, seledri, jahe, gula pasir, dan bumbu penyedap lainnya dimasak. Swieke kuah ini disajikan bersama nasi, sambal dan jeruk nipis.