Detail Informasi Budaya

Data Teknis
No Inventaris-
NamaRitual Nepi
Tradisi Ritual Nepi merupakan tradisi ritual yang dilakukan oleh warga masyarakat Desa Mangin maupun warga masyarakat di luar Desa Mangin yang berkeinginan untuk melaksanakan Tradisi Ritual Nepi. Tujuannya untuk mendapatkan petunjuk berkenaan dengan keinginannya, merek lalu melakukan Ritual Nepi. Biasanya para pelaku memilih waktu disetiap malam Jumat. Menurut cerita para pelaku, hari tersebut adalah hari yang baik dan membawa berkah. Ada juga yang mengatakan bahwa malam Jumat adalah hari turunnya wahyu dari kraton, maka jika acara Ritual Nepi dilakukan pada malam Jumat akan mendapatkan petunjuk berkaitan dengan keinginannya. Tepat untuk melakukan Ritual Nepi di sekitar lokasi Sendhang Jamur Dipo. Sebelum melakukan Ritual Nepi para pelaku diwajibkan untuk menyucikan diri dengan mandi di Sendhang Jamur Dipo. Menurut ceritanya bahwa di sekitar lokasi sendhang pernah digunakan sebagai pertapaan Pangeran Surya Kusuma, hingga mengalami murca (hilang wujudnya). Dari anggapan tersebut munculah Tradisi Ritual Nepi yang hingga sekarang masih dilakukan oleh para pendukung Sendhang Jamur Dipo. Tradisi Ritual Nepi adalah suatu tradisi yang dilakukan oleh warga masyarakat Desa Mangin secara turun temurun. Dalam perkembangannya yang melakukan tradisi Nepi itu tidak hanya dilakukan oleh warga Desa Mangin saja akan tetapi masyarakat luar Desa Mangin juga diperbolehkan untuk mengadakan upacara ritual tersebut. Bagi yang ingin melakukan ritual Nepi harus menyediakan perlengkapan sesaji, diantaranya sebungkus kembang talon, terdiri dari bunga melati, kanthil, dan kenanga. Kembang talon mempunyai makna agar apa yang diinginkan dapat menimbulkan niat yang suci atau harum tidak untuk mencelakakan orang lain, supaya keinginannya terkabul. Untuk pelaku tradisi ritual nepi harus harus membawa perlengkapan sesaji, sebelum melakasanakan upacara tersebut. Jika ada perlengkapan sesaji ada yang tertinggal maka keinginan pelaku belum tentu dapat terkabul. Jadi sebelum melakukan upacara para pelaku biasanya menghadap juru kunci untuk melaporkan keinginannya sehingga melakukan upacara ritual Nepi. Selesai lapor, juru kunci mengantar pelaku untuk memintakan ijin kepada dhnyang penunggu Sendhang jamur Dipo. Disitu juru kunci membakar kemenyan dan menaburkan kembang talon di atas pundhen Raden Surya Kusuma. Untuk pelaku ritual kemudian ditinggal sendirian di lokasi sendhang untuk melakukan ritual Nepi, dengan harapan mendapatkan petunjuk berkaitan dengan keinginannya. Ritual itu dilakukan semalam suntuk hingga pagi. Setelah selesai, pelaku ritual kembali menghadap juru kunci untuk menceritakan hasil ritual yang dilakukannya sekaligus meminta ijin untuk pulang.