Detail Informasi Budaya
Data Teknis
| No Inventaris | - |
| Nama | Jaran Kencak Bangsalsari |
Jaran Kencak atau Kuda Menari merupakan kesenian tradisional yang ada di Jember. Jaran Kencak dibawakan pada saat digelar suatu pesta besar. Bagi masyarakat Jember bagian selatan mempunyai kegemaran bilamana mempunyai hajat akan menggelar jaran kencak untuk menghibur para tamu undangan. Dalam atraksi Jaran Kencak, kuda yang digunakan bukan sembarang kuda, namun jenis kuda yang senang menari dengan mengikuti irama musik tradisional yang ditabuh oleh pengiringnya. Kegemulaian gerakan tari kuda tergantung dari dari keterampilan sang pawang dalam melatih dan musik yang mengiringinya. Musik yang mengiringi adalah seperangkat gamelan berupa kendang, slompret, kempul dan kenong. Untuk melengkapi keunikan dari Jaran Kencak maka kuda dihias sedemikian rupa.
Pakaian pengiring Jaran Kencak tergantung selera masing-masing kelompok, ada yang bergaya Tengger yang khas dengan sarung dan udhengnya, gaya Madura yang khas dengan kaos lorek putih merah dan udhengnya, gaya Ponorogo yang khas dengan kaos lorek (putih merah atau putih hitam) dan udheng wulung, dan ada juga yang memakai pakaian batik atau kaos hitam.
Ciri unik dari Jaran Kencak adalah pertunjukan atraksi kuda, seperti kuda yang bisa berdiri, berjoget megal-megol, maju-mundur dan atraksi menarik lainnya. Kuda-kuda tersebut dihiasi dengan pernak-pernik yang berwarna-warni sehingga menambah keceriaan acara. Dalam kelompok Jaran Kencak pada umumnya terdiri dari 3-5 ekor kuda.