Detail Informasi Budaya
Data Teknis
| No Inventaris | - |
| Nama | Kerajinan Rotan - Imogiri, Kab. Bantul, DI Yogyakarta |
Selama ini rotan dikenal sebagai bahan baku industri mebel dan forniture lainnya seperti : kursi, meja dan beragam perangkat rumah tangga lainnya. Namun Panut Mulyowiyoto telah melakukan inovasi baru yang menyulap rotan menjadi produk yang mampu menembus pasar ekspor yaitu berupa tas dan keranjang. Berawal dari pengalamannya selama 10 tahun di bidang produksi forniture dengan bahan baku rotan. Pada tahun 2001 Panut Mulyowiyoto mulai mengembangkan usahanya yang menggunakan rotan sebagai bahan baku yang dinamakan Anggun Rotan Di samping karena keinginannya untuk menciptakan pasar baru agar rotan tidak serta merta rotan diekspor dalam kondisi masih mentah. Karena dengan mengekspor rotan dalam keadaan mentah maka akan mematikan industri rotan dalam negeri. Mengingat bahwa Indonesia merupakan salah satu penghasil rotan mentah terbesar di dunia, namun sebagian besar justru diekspor ke luar negeri. Oleh karena itulah maka Panut Mulyowiyoto mendirikan Anggun Rotan. Dengan kreativitas yang dimilikinya, Anggun rotan kini mampu tumbuh menjadi salah satu produsen tas rotan yang melayani pesanan produk untuk skala nasional dan internasional.
Anggun Rotan didirikan dan dikelola sendiri oleh Panut Mulyowiyoto. Produk yang dihasilkan oleh Anggun rotan berupa tas, produk keranjang, box cuci, tas tangan, asesoris ruangan juga beraneka ragam kerajinan berbahan dasar rotan lainnya. Dengan tenaga pengrajin yangbenar-benar mampu menganyam rotan dengan begitu rapi serta mampu memadukan bahan rotan dengan bahan lainnya, sehingga menghasilkan produk yang elegan dan memberikan sentuhan warna yang begitu indah untuk dinikmati.
Bahan baku rotan yang digunakan oleh Anggun Rotan untuk memproduksi kerajinannya didatangkan dari Surabaya, yaitu rotan yang berasal dari Kalimantan. Dalam waktu 1 bulan Anggun Rotan membutuhkan 6 kuintal atau 600 Kg rotan. Produk yang dihasilkan sekitar 2.000 pcs per bulan dengan tenaga kerja 35 orang. Tas-tas hasil produksi Anggun Rotan dikonsumsi oleh kelas menengah ke atas. Harga mulai dari Rp 35.000 hingga Rp 300.000. Adapun pemasaran produk Anggun Rotan dengan cara promosi baik melalui situs internet atau website, juga dengan cara mengikuti pameran produk-produk kerajinan.