Detail Informasi Budaya

Data Teknis
No Inventaris-
NamaSAPARAN WONOLELO - SLEMAN, D.I. YOGYAKARTA
Sejarah: Sejarah singkat upacara adat Saparan Wonolelo adalah sebagai berikut Ki Ageng Wonolelo tokoh leluhur dan cikal bakal penduduk desa yang merupakan tokoh keturunan Kerajaan Brawijaya. Beliau menjadi prajurit Kerajaan Mataram pada masa pemerintahan Sultan Agung. Karena ketangguhannya beliau pernah diutus membawa prajurit Mataram ke Palembang untuk menaklukkan kerajaan Palembang. Pondok Wonolelo yang didirikan oleh Ki Ageng Wonolelo merupakan salah satu pusat penyebaran Islam di Yogyakarta bagian utara. Dinamakan upacara adat Saparan Wonolelo karena dilaksanakan setiap bulan Sapar pada setiap tahunnya. Adapun nama Wonolelo berkaitan dengan tokoh masyarakat yang dipercaya sebagai cikal-bakal di desa tersebut, yaitu Ki Ageng Wonolelo. Upacara adat ini bertempat di Desa Widodomartani, Kecamatan Ngemplak, Sleman. Upacara adat Saparan Wonolelo dilaksanakan setiap tahun pada hari Kamis Paing bulan Sapar sebelum bulan purnama. Kalau hari itu jatuh pada hari sesudah bulan purnama, maka upacara dilaksanakan pada hari Kamis minggu pertama bulan Sapar. Upacara adat Saparan ini bertujuan untuk menghormati ketokohan Ki Ageng Wonolelo. Di masa sekarang upacara ini juga berfungsi sebagai ajang silaturahmi anak cucu keturunan Ki Ageng Wonolelo. Deskripsi: Deskripsi atau jalannya upacara adat Saparan Wonolelo: a.Tahlilan b.Mengarak pusaka Ki Ageng Wonolelo dari tempat tahlilan ke makam Ki Ageng Wonolelo c.Penyerahan pusaka Ki Ageng Wonolelo kepada juru kunci makam d.Pembacaan riwayat Ki Ageng Wonolelo oleh seorang keturunannya e.Tabur bunga di makam Ki dan Nyi Ageng Wonolelo f.Membawa kembali pusaka Ki Ageng Wonolelo ke tempat semula g. Pembagian apem dilakukan oleh anggota Trah Ki Ageng Wonolelo kepada para peziarah, selanjutnya diadakan tirakatan sampai subuh.