Detail Informasi Budaya

Data Teknis
No Inventaris-
NamaPakaian Tradisional Jateng : Tenun Lurik - Pedan, Kab. Klaten, Jawa Tengah
Sejarah : Sejauh tenun di Indonesia tidak dapat dipisahkan dengan kejayaan badan-badan Nusantara. Di wilayah pedesaan Jateng dahulu hampir semua penduduknya terutama kaum wanita adalah membuat tenun. Dalam industri tenun sekitar ada psang surut usaha. Pada tahun 60-an mengalami kejayaan dan pada tahun 65 dengan adanya PMA dan PMBN maka tenun tradisional banyak yang gulung tikar. Setelah itu bangkit lagi dan kemudian mengalami kehancuran. Deskripsi : Pada jaman kejayaan tenun lurik Pedan, hampir semua wanita Pedan dan sekitarnya membuat tenun lurik. Tenun tersebut berkali-kali mengalami pasang surut , usaha tenun ini terdiri dari beberapa motif dan motif-motif tertentu yang dulunya hanya dipakai untuk upacara misalnya, motif lasem, bibit, dan lain-lainnya.setelah tenun mengalami kejatuhan maka perajin tenun yang ada di Pedan banyak yang gulung tikar dan untuk sekarang yang masih bertahan tinggal PT. Sumber Sandang milik Bapak Rachmad. Mereka bisa bertahan karena bisa menciptakan motif-motif baru sesuai keinginan masyarakat luas. Dengan cara ini mereka bisa bertahan dan produksinya tidak hanya untuk bahan kain melainkan bisa digunakan untuk sprei, taplak, hiasan dan sebagainya.