Detail Informasi Budaya
Data Teknis
| No Inventaris | - |
| Nama | Kerupuk Udang Khas Sidoarjo - Jawa Timur |
Kerupuk adalah salah satu jenis makanan khas Indonesia yang sangat digemari. Hampir setiap daerah memiliki ciri khas kerupuk masing-masing,yang terkadang juga identik dengan nama daerah tempat asalnya. Ada kerupuk Palembang dari Sumatera Selatan, ada Kerupuk Padang Pasir dari Kediri,Jawa Timur,dan kerupuk udang yang merupakan kerupuk khas dari Sidoarjo.
Produksi kerupuk udang di Sidoarjo sebagai salah satu produk makanan nyamikan teman makan nasi sekarang ini mampu merambah seluruh pasaran di Pulau Jawa seperti Jakarta, Bandung, Semarang dan Yogyakarta. Selain itu juga mampu menembus kawasan di luar pulau Jawa seperti Bali, Medan, Pontianak dan Kalimantan.
Selain dikenal sebagai sentra produksi kerupuk udang, beberapa kawasan di Sidoarjo juga menjadi tempat pelatihan membuat kerupuk udang. Salah satu lokasi yang sering dikunjungi berada di Kedung rejo, Kecamatan Jabon, sekitar 21 kilometer arah selatan pusat kota. Di kalurahan ini banyak kelompok tani dari tempat lain seperti Riau, Kalimantan, dan Kendari mengirimkan beberapa orang perwakilan mereka untuk tinggal selama beberapa minggu mempelajari teknik pengolahan kerupuk udang. Selain itu, Desa Kedungrejo juga terkenal dengan Kelompok Usaha Bersama (KUB) Setia Abadi yang pernah menjuarai Lomba peduli Mutu hasil Perikanan tingkat Provinsi Jatim dan Juara Nasional pengolahan kerupuk tradisional. Berdasarkan Disperindag Kabupaten Sidoarjo kawasan ini sedikitnya memiliki enam kecamatan yang dikenal sebagai sentra industry pengolahan kerupuk udang. Keenam kecamatan itu antara lain Sidoarjo, Candi, Buduran,Porong, Jabon, dan Tanggulangin.
Dari keenam kecamatan tadi terdapat sekitar 31 pengusaha industri kecil dan menengah yang memproduksi kerupuk udang. Total volume produksi tahun 1999 mencapai 9.371,5 ton kerupuk udang dan mampu menyerap 2.114 pekerja.. Selain itu,sektor industri ini juga memiliki total nilai investasi Rp. 775.992.000.
Hingga akhir tahun 2000 di Sidoarjo terdapat 1.737 industri kecil dengan kemampuan daya serap tenaga kerja 42.101 orang. Sementara dari 11.525 unit industri kerajinan rakyat mampu diserap 46.342 tenaga kerja. Sebagai salah satu dari tiga sector domonan di Sidoarjo, sektor industri pengolahan kerupuk udang, menyumbang lebih dari 53 persen pemasukan Pendapatan Domestik Bruto (PDRB) Kabupaten Sidoarjo. Angka ini mengalami pertumbuhan setiap tahun 5,94 persen.
Salah satu pengusaha kerupuk udang yang sekaligus Ketua KUB Setia Abadi H Abdul Wahid mengatakan, saat ini di kelompoknya terdapat 25 anggota yang masing0masing memanfaatkan sampai 15 orang pekerja, mulai dari proses pengadonan, pengirisan,penjemuran, sampai tahap pengepakan. “Semakin besar kemampuan produksinya akan semakin banyak tenaga kerja yang dibutuhkan,” tambahnya.
Saat ini setiap produsen di Desa Kedungrejo menghasilkan kerupuk udang rata-rata tiga sampai tujuh kuintal setiap hari. Dengan harga jual Rp. 6.000 sampai Rp. 8.000 per kilogram, total omzet harian yang dihasilkan dari daerah Kedungrejo ini saja bias mencapai sedikitnya RP 45 juta.