Detail Informasi Budaya
Data Teknis
| No Inventaris | - |
| Nama | IDER BUMI - Glagah Banyuwangi Jawa Timur |
Ider Bumi adalah upacara selamatan desa yang biasanya diselenggarakan pada hari ke-2 Idul Fitri. Pada awalnya ider bumi dilaksanakan pada setiap bulan Suro, namun saat ini bergeser dilaksanakan pada bulan Syawal. Istilah Ider Bumi berasal dari kata "ider" (beredar atau berjalan mengelilingi) dan "bumi" (tanah dasar) sehingga dapat diartikan mengelilingi seluruh wilayah desa. Salah satu kegiatan yang wajib dilaksanakan pada acara Ider Bumi adalah mengarak barong berkeliling desa. Oleh masyarakat setempat barong tersebut disebut "barong kemiren" mengacu pada nama desa di mana barong tersebut berada. Masyarakat Kemiren mempercayai bahwa dengan mengarak barong menglilingi desa akan menyelamatkan warga desa dari malapetaka. Prosesi ritual ider bumi dilakukan untuk menghormati leluhur (dhanyang) desa yaitu Buyut Cili yang makamnya juga berada di Desa Kemiren tersebut.
Upacara ini dilakukan di beberapa tempat di sekitar Desa Kemiren di antaranya; Makam Buyut Cili, Balai desa, dan rumah tempat penyimpanan barong kemiren. Upacara ider bumi dilakukan oleh seluruh warga masyarakat Desa Kemiren yang dipimpin oleh pemangku adat atau orang yang dipercaya mampu berkomunikasi dengan roh Buyut Cili. Pemangku adat tersebut juga yang menentukan kapan acara ider bumi ini dilaksanakan. Berbagai elemen masyarakat yang ada di Desa Kemiren turut berperan aktif dalam kegiatan tersebut seperti kelompok kesenian (barong, mocoan, jaranan, angklung paglak, kuntula, jedor, dsb), aparat desa, karang taruna, ibu-ibu PKK, dan amsyarakat umum.
Seperti halnya dalam upacara adat di berbagai tempat di Nusantara, Ider Bumi juga memiliki sesaji (sajen) sebagai unsur dalam sebuat upacara tradisi. Sesaji tersebut antara lain; tumpeng, ayam peteteng, jenang abang dan jenang putih, rokok, kinangan, toya arum (air bunga), sekul arum (kemenyan), sego golong, jajan pasar, beras, kelapa, kelapa hijau, pisang, dan sebagainya. Adapaun tahapan dari pelaksanaan upacara adalah; Upacara ziarah di makam Buyut Cili, Selametan di balai desa, dan Prosesi ider bumi atau araka-arakan, Pergelaran drama tari barong.