Detail Informasi Budaya

Data Teknis
No Inventaris-
NamaProl Tape - Jember Jawa Timur
Sejarah : Jember termasuk daerah penghasil ketela atau singkong. Dari ketela (singkong) itu biasanya diolah menjadi tape singkong. Pada masa colonial dan awal kemerdekaan, sebuah keluarga di Jember ada yang bekerja di kota lain. Untuk menyambung hidup, setiap pulang ke Jember berusaha untuk membawa dagangan yang bisa dijual ke tempat kerja. Dari sanalah kemudian muncul ide untuk memanfaat singkong (tape) yang cukup melimpah. Berbekal pengetahuan dan pengalaman, kemudian dicoba mengolah tape menjadi makanan yang lebih “bergengsi” dan bisa tahan agak lama. Kemudian dlahirlah makanan suwar-suwir dan kemudian prol tape. Kemampuan membuat prol tape diturunkan kepada anak-anaknya dan salah satu yang mewarisi ketrampilan membuat prol tape adalah anak perempuan yang sekarang bernama A. Cholid Asek (pendiri) took roti “Primadona” yang membuka outlet nya di Jalan Trunojoyo, Jember. Prol Tape awalnya memakai campuran tape singkong, gandum / tepung terigu, telur, gula dan kemudian dikembangkan dengan berbagai rasa antara lain rasa coklat, kismis, keju dan campuran (coklat keju), (kismis keju). Saat sekarang prol tape identic dengan makanan khas Jember. Deskripsi : Prol Tape sekarang identic dengan makanan khas dari Jember. Untuk memenuhi kebutuhan para perajin roti atau kue-kue berbahan utama tape, para pengusaha mendatangkan singkong dari daerah sekitar yang juga kaya akan produksi singkong yakni Bondowoso dan Lumajang. Prol tape memiliki rasa bermacam-macam dengan berbagai merk dagang. Berbeda dengan suwar suwir yang tahan cukup lama, prol tape termasuk roti atau keu yang tidak tahan lama. Paling lama hanya bisa bertahan selama 7 hari di almari pendingin. Bahan Kue Prol Tape: 500 gr tape singkong; 75 gr gula pasir; 200 gr tepung terigu ;8 kuning telur; 8 putih telur, 200 ml susu cair; 100 gr margarin, lelehkan; 75 gr keju parut untuk campuran; 25 gr keju parut untuk taburan. Bahan Olesan : 1 buah kuning telur dan ½ sdt garam Cara Membuat: Aduk dengan garpu, tape singkong dan gula pasir sampai gula larut. Masukkan terigu protein sedang sambil diayak, aduk rata . Tambahkan kuning telur, susu, margarin leleh, dan keju parut. Aduk rata dan Tuang adonan ke loyang oval diameter 6 cm, yang sudah diolesi margarin dan dialasi kertas roti. Panggang dalam oven dengan suhu 160 derajat Celsius selama 35 menit. Keluarkan kue dari loyang, olesi dengan kuning telur, taburkan keju parut. Masukkan ke oven lagi sampai keju berwarna kuning kecokelatan. Uraian singkat : Selama ini pemerintah daerah setempat telah banyak memberikan bantuan kepada para pembuat prol tape. Jenis bantuan antara lain: permodalan; latihan menejemen; packing; pengolahan dan pemasaran (dengan diikutkan dalam pameran).