Detail Informasi Budaya

Data Teknis
No Inventaris-
NamaUpacara Adat Manusuk Sima - Kediri, Jawa Timur
Sejarah: Sesuai dengan isi berita terdapat pada prasasti Kwak, salah satu dusun yang sekarang menjadi bagian dari Kota Kediri, yaitu Dusun Kwak Desa Ngadireja pada hari Senin Legi tanggal 27 Juli 879 Masehi telah ditetapkan oleh rakai Kayuwangi sebagai tanah Sima (daerah Perdikan). Peristiwa besar yang telah terjadi pada masa itu mampu membangun perubahan yang luar biasa bagi perkembangan masyarakat Kota Kediri pada masanya. Hal ini sangat terkait dengan adanya hak-hak istimewa dan perhatian yang besar dari Kerajaan terhadap masyarakat daerah tersebut. Pemberian anugerah oleh kerajaan terhadap warga manua Kwak yang salah satu bagian dari wilayahnya ditetapkan sebagai Sima dilakukan dengan Upacara Penetapan Suma atau dalam prasasti dikenal dengan upacara Manusuk Sima. Upacara Manusuk Sima merupakan upacara resmi yang dilakukan oleh suatu daerah yang mendapat anugerah berupa tanah Sima dari Kerajaan Sima memiliki pengertian sebidang tanah yang diberi batas, dibebaskan dari pajak-pajak tertentu dan sejumlah kewajiban oleh raja atau pejabat tinggi. Deskripsi: Upacara Manusuk Siwa di Kwak merupakan acara resmi yang harus dilakukan karena warga wanua Kwak di bawah pimpinan Rake Wka pu Cuputra mendapat anugerah dari kerajaan berupa sawah sima. Pelaksanaan upacara Manusuk Sima yang selalu diadakan pada saat peringatan hari jadi Kota Kediri dipusatkan di sumber air Kwak (pemandian Tirtayasa). Di tempat inilah didirikan witana witana atau panggung untuk tempat pelaksanaan upacara tradisi manusuk sima. Perlengkapan yang diperlukan adalah: a. Ubo rampe, terdiri dari: tambra prasasti, batu sima, batu kalumpang, ayam jantan cemani, telor, dupa dan kemenyan b. Sesajian, terdiri dari: emas seberat 8 masa, kain bebed sebanyak 3 yugala, beras 1 pada, uang kepeng dan lain-lain c. Pisungsung, terdiri dari emas dan kain bebed (jarit) Upacara Manususk Siwa di Kwak dilakukan dengan susunan acara sebagai berikut: a. Pembukaan b. Manusuk Sima c. Pembacaan Prasasti d. Penyerahan Prasasti dan Pemberian Pisungsung e. Penutupan upacara